Cara Install WordPress Secara Offline di XAMPP

Pengguna wordpress saat ini memang semakin banyak karena kemudahan yang ditawarkannya. Tanpa memahami bagaimana membuat coding, anda pun bisa membuat landing page dengan tampilan professional. Sebelum membuat landing page, tentu saja anda harus memahami bagaimana cara menginstal wordpress terlebih dahulu bukan. Pada kesempatan kali ini saya mempunyai tips bagaimana cara menginstal wordpress offline dengan XAMPP.

Pertama, Jalankan XAMPP

Menjalankan XAMPP adalah langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Jika anda belum mengaktifkan beberapa fungsi yang dibutuhkan, maka proses selanjutnya pun tidak bisa dilakukan.

Jika anda belum memiliki aplikasi XAMPP silahkan download pada link dibawah ini

Download Xampp untuk Windows

Lakukan Penyetingan Bahasa untuk Mempermudah Proses Instalasi

Biasanya, Bahasa default yang digunakan wordpress pada umumnya adalah Bahasa Inggris. Jika anda nyaman menggunakan Bahasa tersebut, maka anda tak perlu merubahnya. Namun jika anda tidak nyaman, anda bisa merubahnya dengan Bahasa yang mudah anda pahami, misalnya saja Bahasa Indonesia.

Setting Bahasa di WordPress

Meskipun anda bisa memilih Bahasa Indonesia, namun saya sarankan lebih baik menggunakan Bahasa Inggris. Tujuannya adalah agar anda terbiasa menggunakannya, karena keseluruhan Bahasa yang digunakan program komputer berbahasa Inggris. Jadi akan membantu anda untuk mengembangkan kemampuan. Jangan lupa mengklik tombol Continue untuk mengaktifkan fungsi bahasanya ya.

Pahami 5 Daftar Informasi yang Berhubungan dengan Database

Daftar informasi yang berhubungan dengan database yang dimaksud adalah Database Name, Database Username, Database Password, Database Host, dan Table Prefix.

Daftar Informasi Database pada wordpressabase

Untuk pembuatan database sendiri saya anggap anda semua sudah bisa membuatnya ya. Karena saya tidak akan membahasnya pada kesempatan kali ini. Tetapi jika kalian ingin belajar membuat database sendiri dengan phpmyadmin, silahkan ikuti tutorial membuat database dengan phpmyadmin ini. Silahkan klik tombol Lets Go untuk melanjutkan ke proses berikutnya.

Baca Juga  Tutorial Koneksi Google Cloud Platform menggunakan SSH

Input Daftar Informasi Database WordPress

Masukkan nama database yang sudah anda buat, pastikan penulisannya tidak salah ya. Kemudian isi User Name dengan root, kosongkan password, isi Database Host dengan Localhost da nisi Table Prefix dengan wp_. Selanjutnya langsung klik tombol Submit.

Penggunaan User Name dengan isian root, sebenarnya banyak yang menganggap tidak aman. Mengapa demikian? Jika ada pengguna internet nakal yang coba – coba dan mengetahui password anda, maka database yang sudah anda buat bisa dihapus olehnya. Hal ini tentu akan merugikan bagi anda yang mungkin sudah menyimpan banyak data disana.

Namun jika anda hanya melakukan penginstalan di komputer atau perangkat anda sendiri, penggunaan Database Root tidak menjadi masalah, karena sehari – hari anda sendiri yang menggunakan komputer tersebut. Untuk servernya sendiri dibuat dengan menggunakan Localhost karena server yang anda gunakan berada pada komputer yang sama.

Nah untuk Table Prefix, mungkin belum banyak yang tahu, bahkan merasa asing saat mendengarnya. Tabel ini mempunyai manfaat untuk membuat kode unik, sehingga anda bisa membuat banyak wordpress dalam 1 database saja. Jika anda sudah klik tombol Submit, maka akan muncul tampilan seperti ini.

Jalankan instalasi wordpress secara offline

Tampilan di atas menunjukkan bahwa proses penyambungan dengan database yang anda inputkan tadi tidak ada masalah. Ini menandakan bahwa database tersebut sudah valid dan wordpress sudah berhasil dalam rangka melakukan akses ke database yang anda buat. Untuk membuat tabel, anda bisa langsung mengklik tombol Run the Install ya.

Proses Setting WordPress Offline di Xampp

Tahapan ini merupakan langkah terakhir dalam melakukan install wordpress secara offline di xampp. Pada tahapan ini, anda bisa membuat settingan sesuai dengan bisnis atau tujuan pembuatan landing page. Proses settingnya bisa anda lihat pada gambar berikut ini.

Setting Situs WordPress Offline

Agar anda tidak kebingungan, saya akan jelaskan satu persatu ya.

Site Title

Site Title mempunyai fungsi untuk memberikan nama atau identitas situs yang akan anda buat. Pikirkan baik – baik nama apa yang tepat dan pas untuk bisnis atau tujuan tertentu dalam membuat situs. Tak perlu khawatir, setelah anda membuat nama situs, kapan saja anda bisa merubahnya. Namun jika sudah terlanjur di publikasi dan sudah menjadi branding, sebaiknya pikirkan berulang – ulang jika ingin merubahnya. Dengan merubahnya, anda harus memulai dari awal untuk menanamkan produk branding kepada para konsumen atau pengunjung.

Baca Juga  Cara Mengganti Tema atau Template di Wordpress

Username

Username mempunyai fungsi sebagai administrator. Dalam wordpress, level administrator dianggap paling tinggi karena memiliki kuasa penuh terhadap hak akses secara keseluruhan.

Password

Password mempunyai peran sebagai pengaman bagi username administrator. Saat anda menggunakan wordpress dalam kondisi live, tentu saja sangat diperlukan kombinasi kode password yang sulit untuk ditebak pengguna lain ya. Anda bisa lihat dari tampilan gambar di atas, pada bagian password muncul notif Very Week, artinya kombinasi kode password sangatlah lemah. Jadi anda harus membuat kombinasi kode password lain sampai muncul notif Very Strong dengan background berwarna hijau.

Your Email

Your Email mempunyai fungsi untuk membantu anda mengatasi masalah saat kondisi darurat terjadi, salah satunya adalah saat anda lupa dengan password sendiri, atau untuk menampung notif – notif penting sehingga keamanannya lebih terjamin.

Privacy

Privacy mempunyai fungsi untuk menampilkan wordpress anda secara live sehingga bisa dilihat oleh banyak pengguna di seluruh dunia. Jadi jangan sampai anda menghapusnya ya, karena akan membuat wordpress anda tidak ditemukan dilaman pencarian google.

Jika semuanya sudah oke, anda bisa langsung mengklik tombol Install WordPress.

Install wordpress offline berhasil

Lakukan Ujicoba Login

Silahkan masuk ke jendela login wordpress anda. Coba masukkan username dan password yang anda buat sebelumnya. Jika berhasil maka akan muncul tampilan dashboard seperti contoh di bawah ini.

Tampilan Dashboard WordPress di Xampp

Itulah beberapa langkah yang bisa anda coba dalam proses menginstal wordpress offline dengan XAMPP. Dengan memahami langkah demi langkah yang saya jelaskan di atas, saya yakin anda akan berhasil melakukannya. Semoga bermanfaat buat kalian semua ya.

Bagikan :