DNS Server Unbound di Centos 7

Tutorial Membuat DNS Server Unbound di Centos 7

Assalamu’alaikum Waroh Matullahi Wabarokatuh

Hallo sahabat-sahabat beril seperti kemarin yang sudah di artikel sebelumnya https://beril.id/dns-server-unbound/  sekarang kita akan mencoba untuk install awal untuk DNS Server Unbound.

oke baik kita akan mulai.

# ip server 192.168.100.10

ubah /etc/hostname

nano /etc/hostname

(misal unbound.beril.id)

Ubah file /etc/hosts ( seperti tampilan diatas)

Lakukan Update system :

yum -y update
yum groupinstall "Development Tools" -y
yum -y install net-tools bind-utils nano

Setelah update dan install beberapa program pendukung makan sekarang kita install program Unbound dengan perintah :

yum -y install unbound

Setelah terinstall kita check statusnya dengan command.

# systemctl status unbound
# systemctl start unbound

Dan agar setiap kita restart server maka ankan automatis running servicenya maka bisa menggunakan command

# chkconfig unbound on

Setelah service running kita test untuk service unbound sudah bisa berjalana dengan baik atauk tidak dengan merubah.

# nano /etc/resolve

DNS yang sudah ada kita edit dengan menambahkan nameserver 127.0.0.1 dan kita hapus atau di disable yang sudah ada dengan menambah # di depan nameserver.

Kenapa di ganti menjadi 127.0.0.1 karena server kita DNS server makan ip local untuk test dns ini menggunaka ip 127.0.0.1 saja.

Dan setelah kita rubah kita coba test dengan beberapa command.

# Nslookup

# dig

Di command dig ini bisa kita lihat kecepatan query time unbound untuk meresolve 1 msec

Untuk melakukan configurasi bisa anda lakukan dengan mengedit /etc/unbound/unbound.conf , tapi jangan lupa untuk backup terlebih dahulu.

#cp -p /etc/unbound/unbound.conf /etc/unbound/unbound.conf.back

Apa bila sudah di backup baru kita melakukan beberapa configurasi, kita akan membahasnya di tutorial selanjutanya.

Demikian untuk instalasi awal untuk DNS server Unbound.

Selamat Mencoba

Waalaikumsalam warahmarullahi wabarakatuh

Bagikan :
Irfan Maulana

Author: Irfan Maulana

Apa yang terlihat “buruk” saat ini, belum tentu menjadi “buruk” di masa depan_ begitu pula untuk sebuah kebaikan. ?